INVESTASI DUNIA DAN AKHIRAT
Seorang kawan pernah bertanya pada saya, kenapa saya menyekolahkan anak-anak saya di sekolah Islam, yang notabene sangat mahal dan lebih sulit dibandingkan sekolah umum. Saya hanya tersenyum, saat itu yang ada difikiran saya hanya satu, saya hanya ingin anak-anak saya menjadi anak shaleh. Setelah si sulung memasuki dunia sekolah dasar, barulah saya tahu betapa banyak pengalaman dan hasil dari pendidikan yang didapat dari sekolah. Akhirnya saya memperoleh jawaban dari pertanyaan kawan saya berdasarkan pengalaman…
Yang pertama terlihat adalah perilaku si sulung yang membiasakan diri dengan sholat, satu hal mendasar yang mungkin para orang tua sangat sulit untuk menyuruh anak-anaknya melakukan itu. Padahal sholat adalah amalan utama yang kelak akan ditanya Allah SWT pada kita.Jika baik sholatnya maka baik pula amalan lainnya. Begitupun dengan cara berwudhu dan bacaan serta doa-doa yang fasih ia ucapkan. So saya jadi tak perlu repot lagi mengajari anak-anak dalam urusan sholat, saya dan suami hanya menjadi supervisor yang mengawasi mereka di rumah. Tapi yang terpenting dari semua itu, anak-anak tahu tentang kewajiban sholat sebagai tiang agama.
Yang kedua adalah perilaku anak-anak, mereka selalu diajarkan untuk membiasakan diri adab dan aturan Islam. Mereka selalu diajarkan mana perilaku yang baik dan perilaku yang buruk, walaupun dalam kenyataannya kadang-kadang mereka terpengaruh oleh lingkungan yang kurang kondusif. Tapi dasar agama yang mereka miliki akan mampu menepis pengaruh itu sehingga pengaruh negatif akan terkontrol, asas ketauhidan tertanam kuat dalam kalbu mereka sesuai fitrahnya. Saya tidak akan rela anak-anak saya tidak mengenal Khalik-nya, sehingga gerak langkahnya jauh dari nilai-nilai Islam. Saya ingin anak-anak saya tumbuh sebagai generasi Rabbani…
Berbicara masalah pendidikan, tentu tak lepas dari masalah biaya, seperti yang dikeluhkan teman saya. Ia fikir, hanya orang-orang kaya-lah yang akan mengenyam pendidikan berkualitas seperti di sekolah-sekolah Islam. Saya akui dalam keterbatasan finansial yang kami miliki, sangatlah berat mengeluarkan ratusan ribu rupiah untuk biaya sekolah mereka. Tapi suami selalu menghibur, kita sedang berinvestasi…investasi untuk dunia dan akhirat…! Coba bayangkan, jika kita mempunyai anak-anak yang shaleh, kelak mereka akan bisa bertanggungjawab atas dirinya sendiri, mereka tidak akan menyusahkan kita lagi sebagai orang tua, justru mereka akan menjadi penyejuk hati dan mata kita, memberi ketenangan lahir dan bathin untuk orangtuanya.
Bayangkan, jika anak-anak kita dibiarkan tumbuh tanpa aturan agama, jangankan untuk bertanggungjawab pada keluarga, untuk dirinya sendiripun ia menyia-nyiakannya. Narkoba, pergaulan bebas dan lain-lain yang sifatnya duniawi yang bisa membawanya kepada kehancuran, betapa sakitnya hati orang tua menyaksikan jika anak-anak mereka terjerumus pada semua itu. Investasi atau biaya yang kita keluarkan untuk mendidik anak-anak kita adalah rezeki mereka, adalah hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan tanggung jawab kita untuk memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak kita. Saya menyayangkan para orangtua yang mengumpulkan harta untuk kepentingan dirinya sendiri tanpa peduli pada pendidikan anak, padahal dari rezeki itu ada hak anak-anak kita untuk memperoleh makanan, pakaian dan pendidikan terbaik. Dan sebaik-baiknya pendidikan adalah pendidikan ukhrowi yang akan menuntun kita pada jalan yang lurus.
Investasi yang kita keluarkan, pada hakekatnya akan kembali pada diri kita juga, kita keluarkan biaya untuk pendidikan anak-anak kita, untuk sekolah, mengaji, kursus dan lain-lain. Jika anak-anak kita pandai, siapa yang tak merasa bangga ? Saat anak-anak kita berprestasi, siapa yang akan merasa kagum ? Semua adalah investasi kita, bukan hanya investasi duniawi yang akan kita dapatkan kelak, melainkan investasi untuk akhirat nanti. Kita membimbing mereka untuk menjadi anak yang sukses di dunia, tetapi kita juga akan mendapat pahala yang besar dari Allah Swt atas pahala menunaikan amanah anak dan membimbing mereka menjadi anak-anak yang shaleh. Suatu hari nanti anak sholehlah yang akan menolong kita…jadi jangan merasa pelit untuk berinvestasi buat anak-anak kita. Mari kita jadikan anak-anak sebagai investasi kita, dengan memberi mereka perhatian, pendidikan duniawi dan ukhrowi yang bagus agar kelak investasi yang kita tanam berguna untuk diri mereka sendiri, kita sebagai orang tuanya dan agamanya.
Tuesday, July 15, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment